Jamaah Haji Tahun 2018 Dapat Alat Pelindung Diri Gratis, Manfaatnya untuk Jaga Kesehatan di Arab Saudi
NovaPoker - Menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menjamin
kesehatan jemaah haji yang berangkat ke tanah suci. Meski begitu,
dukungan para jemaah dalam menjaga kondisi tubuhnya sendiri juga penting
dilakukan.
Upaya pencegahan dan pengobatan pun dilakukan tim medis yang
dikirim langsung ke tanah suci. Mereka terdiri dari beberapa dokter
umum, dokter bedah, dokter anastesi, dokter jiwa, pun perawat yang
nantinya bakal mengawal kesehatan sekitar 221 ribu jemaah haji tahun
2018.
Selain menyediakan klinik kesehatan haji indonesia, Kementerian
Kesehatan juga bakal menerbangkan 7 ton obat-obatan untuk menjamin
ketersediaan obat bagi jemaah haji. Ya, intinya, kesehatan jemaah di
Arab Saudi diharapkan bisa terjaga dan jika memang terdapat jemaah yang
harus mendapat pertolongan, layanan kesehatan tersedia dengan baik.
Melansir dari laman Agen Poker, Kemenkes juga akhirnya mengeluarkan kebijakan
baru. Adalah penyediaan alat pelindung diri yang disediakan secara
cuma-cuma. Seperti yang dijelaskan Kepala Pusat Kesehatan Haji
Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, pihaknya bakal
memberikan beberapa alat pelindung diri yang akan membantu jemaah
terhindar dari masalah kesehatan.
"Upaya ini kami lakukan pertama kali di tahun ini. APD yang bakal
diberikan ke jemaah di Arab Saudi itu kami berikan gratis dan diharapkan
bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi kesehatan mereka selama ibadah
haji," papar Eka saat ditemui di Kantor Kemenkes Jakarta, Jumat
(6/7/2018).
APD apa saja yang diberikan? Berdasar penjelasan Eka, alat pelindung diri yang diberikan antara lain
Kacamata panas
Kacamata yang bakal diberikan Kemenkes adalah kacamata yang
dilengkapi dengan ultraviolet. Jadi, meski pun kacanya bening, tapi
ketika sudah terpapar sinar matahari, warnanya akan menjadi hitam dan
tentunya ini melindungi mata jemaah dari risiko katarak dan masalah mata
lainnya. Jumlah kacamata yang disediakan sebanyak 204.000 item.
Masker
Kita tahu bersama bahwa Arab Saudi merupakan dataran yang panas
dan tandus. Dengan mengenakan masker, ini menjadi upaya pencegahan
paparan debu atau kuman, serta bakteri yang bisa saja menjadi pemicu
masalah. Kemenkes menyediakan 66.300 boks masker.
Payung
Alat ini diberikan dengan harapan dapat meminimalisir terjadinya
heatstroke yang terjadi karena cuaca di Arab Saudi yang sangat panas.
Jumlahnya sendiri Kemenkes menyediakan sekitar 204.000 item yang bakal
diberikan kepada jemaah haji reguler 2018.
Sandal
Masalah yang kerap terjadi pada jemaah Indonesia adalah lupa
menaruh sendal di mana saat ibadah haji. Nah, masalah ini biasanya
menimbulkan efek domino di mana jika sendal hilang, jemaah akan jalan
tanpa alas kaki dan tentunya ini sangat berbahaya. Makanya, menurut Eka,
pihaknya nanti akan menyediakan petugas yang berjaga di area ibadah
untuk memberikan sendal. Pihak Kemenkes menyediakan 66.300 pasang sendal
bagi jemaah yang membutuhkan alas kaki.
Tas pengimpan APD
Untuk memudahkan penyimpanan, jemaah juga diberikan kantong
penyimpanan APD mereka. Ini juga bermanfaat untuk meringkas tempat dan
tentunya meminimalisir waktu pencarian barang yang mungkin tercecer di
banyak tempat. Kemenkes menyediakan kantong penyimpanan ini sebanyak
204.000 item.
Botol spray
Nah, alat ini juga tidak kalah penting. Sebab, ketika cuaca di
Arab Saudi sangat panas, tentunya wajah jemaah perlu penyegaran. Tapi,
masalah lain muncul ketika sumber air sulit ditemukan. Makanya, botol
spray seperti ini penting dimiliki. Kemenkes menyediakan 66.300 item
untuk jemaah haji supaya mereka tetap terhidrasi. Bahkan, botol spray
ini dapat dimanfaatkan untuk wudhu jika antrean terlampau sangat
panjang.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar