5 Langkah agar Anda Kian Mahir dalam Proses Negosiasi
NovaPoker - Disadari atau tidak, proses negosiasi merupakan
kegiatan yang lazim dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan kita.
Bernegosiasi dengan keluarga, teman, kekasih, sampai rekan bisnis seolah
menjadi rutinitas sehari-hari.
Meskipun sering dilakukan, bukan berarti Anda dapat memandang sebelah mata tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk negosiasi, terutama jika Anda selama ini konsisten kerap kurang percaya diri saat negosiasi.
Melansir dari halaman Agen Poker Sabtu (4/8/2018), berikut ini
adalah langkah-langkah yang dapat Anda coba saat negosiasi berdasarkan
pendapat Evy Poumpouras, mantan agen khusus Dinas Rahasia dan
interogator.
1. Singkirkan ego
Kegiatan negosiasi yang
kental dengan suasana tegang memang mendorong kita untuk lebih
mengedapankan ego guna memenangkan negosiasi tersebut. Namun, hal
tersebut justru harus Anda singkirkan jauh-jauh karena ternyata dapat
membuat Anda kalah. Alih-alih memaksakan keinginan atau pendapat Anda
secara terus-menerus, Anda dapat berbalik tanya dan memahami apa yang
mereka inginkan dari Anda.
2. Jangan menjadi diri sendiri
Anda harus menunjukkan performa terbaik sesuai dengan situasi dan
kondisi yang tengah berlangsung. Cara Anda ketika bernegosiasi dengan
kedua orangtua pasti akan berbeda dengan rekan kerja atau atasan.
Kemampuan beradaptasi secara cerdas ini dibutuhkan untuk membantu
menarik perhatian lawan negosiasi yang pada akhirnya akan mempermudah jalan Anda memenangkan negosiasi.
3. Tahu kapan harus diam
Poumpouras mengatakan bahwa sebisa mungkin Anda harus lebih banyak
mendengarkan daripada berbicara. Hal ini dilakukan untuk memperbesar
kemungkinan untuk menemukan celah atau peluang yang menguntungkan.
“Orang yang Anda ajak bicara telah mempelajari segalanya tentang
Anda: apa yang memotivasi Anda, apa agenda Anda, apa yang Anda pikirkan,
bagaimana Anda memproses informasi," katanya lebih lanjut.
4. Berani membangun konflik
Membangun konflik di sini tidak diartikan sebagai konflik asal-asalan
yang memicu kemarahan kedua belah pihak. Namun, lebih kepada berani
mengemukakan pendapat apabila di dalam bahasan negosiasi tersebut
terdapat hal-hal yang tidak disepakati. Konflik dalam negosiasi pada
dasarnya tidak selalu buruk karena bergantung dari sudut pandang mana
yang kita gunakan. Oleh karena itu, Anda tidak perlu takut untuk
mengemukakan pendapat Anda hanya karena menghindari konflik.
5. Mengandalkan fakta
Anda dapat mengemukakan fakta konkret mengenai prestasi kerja yang
telah Anda capai dalam bulan ini, atau dapat pula dengan mengajukan
statistik kemajuan perusahaan selama kepemimpinan Anda. Dengan
mengemukakan fakta-fakta tersebut, maka akan memberikan gambaran konkret
kepada pihak lawan. Hal ini akan membantu memenangkan negosiasi karena
kejelasan alur yang Anda buat.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar